atau membantu tapi nantinya akan membuli kita atas perbuatan yang telah dilakukan dan membuatnya membantu kita
satu, dua kali membuli mungkin masih bisa diterima.
tapi bila udah keseringan nyessak juga ini hati.
terkadang aku mikir, "ini orang bercanda atau bagaimana, sadar tidak sih dia kalau caranya bercanda udah mulai kelewatan, akunya yang terlalu sabar, atau gimana?!"
aku juga bingung. tapi satu hal yang membuatku bertahan saat mereka membuli "mungkin secara tidak tersadari, aku juga pernah ngelakuin hal yang sama. hingga ALLAH mencobaku dengan hal yang sama".
tapi ya ALLAH lama-lama nyessak juga.
"SABARki HATI..."
ya ALLAH
salahkah bila aku suka lupa-lupa?
kenapa mereka menjadikan kekuranganku sebagai lelucon?
kapan mereka bisa menyadari kalau cara mereka bercanda udah melukai hatiku?
asal kalian tau
jauh dari lubuk hatiku,
ingin sekali diriku untuk tidak jadi pelupa. );
Terkadang aku mikir, gimana sih caranya ngasih tau mereka "kalau aku tidak suka dengan caranya menjadikan kekuranganku sebagai lelucon ?!."
harusnya merekalah yang ngebantuin aku supaya tak lagi jadi pelupa.
Dilain sisi, aku berfikirnya begini "kenapa sih aku mesti marah, padahal memang itu kenyataannya"
tapi itu cukup ketika tak ada orang lain diantara kita teman.
stop membuli dan menjadikan kekuranganku sebagai lelucon ketika bersama teman-teman yang lain. yang sebenarnya tak tau apa kekuranganku.
Aku harus gimana supaya kalian bisa tau perasaanku,
sedangkan aku tak mau membuat hati kalian terluka.
*Wednesday Day of memories that will never be forgotten in my day records );
Tidak ada komentar:
Posting Komentar